PETROS

Dokumentasi 25 th GPIAI EFATA SALATIGA

Deis Natalis ke 25

9 Mei 1985-9 Mei 2010

Dua puluh lima tahun  yang lalu

Dalam  rintihan, doa dan air  mata

Lahirlah ke bumi Indonesia

Gereja Pantekosta Isa Almasih Indinesia “EFATA”

Ia mengukir sejarah baru

GPIAI Efata banyak menghadapi tantangan

Ada umpatan, ada hasutan

Namun ada Wahyu dan ada pembelaan

Dari Tuhan Yesus Sang Gembala Agung

Hanya oleh iman, Kesetiaan dan kesatuan

Maka  keteguhan, keutuhan  jemaat dibuktikan

Atas kehendak Tuhan Yesus Sang Kepala Gereja

Kaki dian tidak dipindahkan

Kini setelah dua puluh lima tahun

GPIAI EFATA bagaikan burung  rajawali

Terpaan  badai membawanya terbang  tinggi

Bertumbuh kembang terus di tanah  pertiwi

Di atas batu karang ini Aku akan mendirikan JemaatKu

(Matius 16:18)

(1 Korintus 10:4)

dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum

dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini

Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

(Matius 16:18)

Kepala Gereja dan Gembala Agung Tuhan Yesus Kristus berkata: “ …. Alam maut tidak akan menguasainya.” Dalam terjemahan lain dari bahasa Yunani diungkapkan “pintu-pintu gerbang dunia orang mati tidak akan sanggup menguasainya. Ungkapan ini menyiratkan bahwa gereja Yesus Kristus yang lahir dan bertumbuh kembang berdasarkan pengakuan Petrus akan selalu berada dalam aneka ragam pergumulan, beban tekanan, ujian dan cobaan, aniaya dan deraaan serta berbagai ancaman dan tindasan, bahkan darah dan nyawa pun akan menjadi taruhan bagi gereja Kristus Yesus yang terus berpegang pada keyakinan bahwa “Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup.“ Bila menelusuri perjalanan sejarah gereja dari sejak lahirnya pada hari Pentakosta di Kisah Para Rasul pasal 2 sampai masa kini ternyata “pintu-pintu gerbang dunia orang mati” membayangi bertumbuh kembangnya gereja di muka bumi sehingga mencuatkan ungkapan “darah para martir menjadi benih bagi pertumbuhan gereja.”

Walaupun di berbagai belahan bumi atau Negara darah para syahid menyirami bumi, sebagai pupuk penyubur pertumbuhan gereja, nyatalah gereja tak surut langkah atua lenyap dari dunia ini bahkan gereja terus bertumbuh kembang sebagaimana pepatah Indonesia menyatakan: “Tak lekang oleh panas, tak lapuk oleh hujan,”  atau sebagaimana ungkapan rasul Paulus: “Dalam segala hal kami ditindas, naum tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian; kami dihempaskan, namun tidak binasa.” (2 Korintus 4:8,9). Maka terbuktilah pernyataan Sang Kepala Gereja Tuhan Yesus Kristus kepada Petrus bahwa pintu-pintu gerbang dunia orang mati tak akan sanggup menguasai jemaat Tuhan. Kemampuan gereja untuk terus eksis dalam berbagai hempasan badai dan gelombang samudera kehidupan ini didasarkan pada perkara berikut:

  1. Sumber kekuatan dan perlindungan gereja Kristus Yesus dimuka bumi ini adalah petra atau bukit karang Yesus Kristus yagn selalu mengikuti dimanapun umat-Nya berada (1 Korintus 10:4). Secara jelas ayat ini menyatakan bahwa bukit karang yang adalah Kristus Yesus Sang Immanuel selalu menyertai, memelihara, dan merawat umat-Nya dengan memberikan minuman rohani yang menyegarkan, menyehatkan, memulihkan dan menghidupkan bagi umat-Nya yagn letih lesu, terluka dan kesakitan, memberi solusi serta kelepasan pada saat orang-orang percaya berada dalam ancaman bahaya dan mengalirkan kekuatan-Nya kepada orang-orang pilihan-Nya yang harus menjadi martir karena kesaksiannya tentang Yesus Kristus.
  2. Kristus adalah Sang Petra yang hidup dan selalu mengikuti umat pilihan-Nya, sesungguhnya adalah Juru selamat atau Messias, Anak Allah yang hidup yang memiliki kuasa dan kekuatan untuk mencipta, membentuk dan menjadikan dari tiada menjadi ada, dari yang telah ada menjadi sesuatu yang baru. Dalam ungkapan-Nya: “Engkau adalah Petros dan diatas petra ini Aku akan mendirikan jemaatKu. Kristus Yesus Sang Guru Maha Agung berkuasa menggubah batu kecil menjadi berkat batu yang dapat menjadi pondasi untuk berdirinya Jemaat Kristus di muka bumi yang tahan terhadap berbagai gempa, yang tetap berdiri tegak ketika gelombang menerjang dan tak roboh ketika badai menerpa.

Sejarah menjadi bukti nyata bahwa gereja Kristus tetap dapat berdiri tegak dan terus meluas keseluruh dunia walaupun berbagai tindasan, aniaya, dan berbagai hambatan menerjang sebagaimana semboyan “eksis di tengah krisis dan mekar di tengah kesukaran.”

GPIAI EFATA adalah jemaat kecil yang telah diubah oleh Sang Kepala Gereja Tuhan Yesus Kristus untuk dapat menjadi petra yaitu sebuah bukit batu yang bisa menjadi pondasi perkembangan GPIAI dimasa kini, dan masa mendatang. Gedung Gereja Pantekosta Isa Almasih Indonesia (GPIAI) EFATA ini dibangun bukan hanya disebabkan bertumbuh kembangnya jemaat lokal saja, namun didasarkan pada wawasan visi misi universal yaitu pewartaan Injil ke seluruh muka bumi. Gedung Gereja ini akan menjadi pusat Sinode GPIAI dan juga pusat pewartaan Injil yang sekarang ini telah melahirkan cabang-cabang GPIAI EFATA di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.

Didasari dengan keyakinan yang telah menjadi sesanti bagi GPIAI EFATA, yaitu: “Efata- TERBUKALAH.”  Maka kami pendeta, hamba-hamba Tuhan, majelis, para pekerja, pengurus berbagai komisi dan PIKAT (Persekutuan Iman Kristen agar Tumbuh) dan seluruh warga jemaat GPIAI EFATA menyakini bahwa GPIAI EFATA yang merupakan jemaat kecil (petros) oleh Sang Kepala Gereja akan terus diubah dan diperbaiki untuk menjadi bukit batu (petra) yang dapat menjadi pondasi bagi pertumbuhan GPIAI di masa depan dan kami yakin pintu-pintu gerbang dunia orang mati takkan sanggup menguasai dan mematikan langkah-langkah kesaksian dan pelayanan kami.

Imanuel: “Allah beserta kita.” Haleluyah Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: